Cari Disini

Custom Search

Minggu, 12 Desember 2010

Heboh, Penemuan Bunga Bangkai "Bermata Dajjal"





Setiap kemunculan peristiwa yang aneh, masyarakar kerap menghubungkannya dengan hal mistik atau gaib. Dan tidak dipungkiri masyarakat masih memercayai sesuatu yang berbau supranatural itu.

Seperti kemunculan bunga bangkai bermata dajal di Kampung Sawo RT 12 RW 04 Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Warga sekitar percaya bunga tersebut mengandung mistik.

Salah satu warga, Ratna Juwita mengatakan awalnya tidak percaya akan aroma mistik namun setelah orang pinter di kampungnya mengatakan bunga tersebut bermamfaat, Juwita baru mempercayainya. "Saat ini sudah ada ember yang berisi air buat minum para pengunjung," katanya kepada Okezone, Sabtu (11/12/2010).

Menurut Ratna, dirinya percaya akan keanehan bunga tersebut. Pasalnya, baru pertama kali melihat bunga bangkai yang memiliki keanehan dengan muncul dua mata. Sementara itu kondisi di rumah Maijah, di mana bunga bangkai berada setiap harinya ramai dikunjungi warga. Agar bunga bangkai tersebut tidak dicuri, lokasinya dialiri aliran listrik dan dijaga setiap malamnya.

Sekadar diketahui, bunga bangkai dajal pertama kalinya diketahui Maijah (55), saat itu Maijah sedang membersihkan halaman rumahnya. Namun saat bersih-bersih tiba-tiba Maijah melihat bunga aneh yang tumbuh di samping rumahnya.

Melihat keanehan bunga bangkai tersebut, Maijah melaporkan temuannya ini kepada tetangganya serta Ketua RT setempat. Spontan, selang beberapa menit kemudian banyak warga sekitar yang berdatangan untuk menyaksikan secara langsung bunga aneh tersebut.

ARTIKEL TERKAIT





Sameera Chathuranga Posted By Emaridal-acak

Komentar sahabat sangat diperlukan demi kemajuan emaridial-acak,karena satu komentar saja yang sahabat tulis untuk AC2,sama dengan sudah membantu AC2 dalam mengembangkan emaridial-acak ini.AC2 menerima saran dan kritik silahkan kontak kami acak_acak92@yahoo.com. Salam sayang AC2 kepada sahabat. contact me

Thank You


0 Responses So Far:

Poskan Komentar