Cari Disini

Custom Search

Kamis, 09 Desember 2010

Satu Dari Tiga Orang Suap Polisi Bila Bermasalah(percaya atau tidak fhoto ini buktinya)

Organisasi antikorupsi Transparency International (TI) mengatakan korupsi tampaknya semakin parah di seluruh dunia.  Enam dari sepuluh orang -dari sampel 90.000 orang di 86 negara- mengatakan bahwa dalam pengalaman mereka, suap menjadi semakin biasa. TI juga mengatakan seperempat dari responden mengaku membayar suap dalam waktu 12 bulan belakangan dan sebagian besar dari mereka membayar suap untuk polisi.

Budaya salam tempel sudah biasa, bisakah dihilangkan?

Budaya salam tempel sudah biasa, bisakah dihilangkan?

Direktur Riset dan Kebijakan TI, Robin Hodess, menjelaskan bahwa kecedenderungan memberi suap meningkat pesat. “Hampir berlipat ganda, dalam kenyataannya, sejak 2006. Hampir satu dari tiga orang yang pernah melakukan kontak dengan polisi di seluruh dunia harus membayar suap,” kata Hodess.

Berdasarkan survei itu, Afghanistan, Nigeria, Irak, dan India masuk dalam negara paling korup. Disusul kemudian dengan Cina, Rusia, dan sebagian negara di Timur Tengah, seperti dilaporkan wartawan Bisnis BBC, Mark Gregory. Sementara itu korupsi tingkat teri ditemukan meluas di beberapa negara, namun bukan hal biasa di kawasan negara makmur, Eropa, dan kawasan Amerika utara.

Namun, yang menarik, di negara-negara makmur tersebut terjadi peningkatan kekhawatiran akan korupsi, yang tampaknya berkaitan dengan krisis keuangan yang membuat menurunnya keyakinan akan standar etika di kalangan pemerintahan, perbankan, dan lembaga ekonomi.

sumber ruanghati.com

ARTIKEL TERKAIT





Sameera Chathuranga Posted By Emaridal-acak

Komentar sahabat sangat diperlukan demi kemajuan emaridial-acak,karena satu komentar saja yang sahabat tulis untuk AC2,sama dengan sudah membantu AC2 dalam mengembangkan emaridial-acak ini.AC2 menerima saran dan kritik silahkan kontak kami acak_acak92@yahoo.com. Salam sayang AC2 kepada sahabat. contact me

Thank You


0 Responses So Far:

Poskan Komentar