Cari Disini

Custom Search

Rabu, 09 Februari 2011

Anggota Dewan Pelesiran dan Potong Rambut di Singapura



Share on Facebook Share on Twitter  Print Berita Ini   +  
Anggota Dewan Pelesiran dan Potong Rambut di Singapura
TRIBUN BATAM
Anggota Dewan Batam Ruslan Kasbulatov (berdiri)

Laporan Wartawan Tribun Batam, Sihat Manalu
acak-acak team. BATAM -
Jadi pejabat selain mendapat fasilitas dari negara, juga bisa jalan-jalan ke luar negeri. Itulah yang dirasakan pimpinan DPRD Batam yang berangkat ke Singapura didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan).

Informasi yang didapat Tribunnews di kantor DPRD Batam, mereka berangkat ke
Singapura untuk jalan- jalan. Unsur pimpinan yang berangkat adalah Ketua DPRD Batam, Soerya Sardi, Wakil Ketua I Ruslan, Wakil Ketua III, Aris Hardy Halim, sedangkan Wakil Ketua II Zainal Abidin tidak ikut dalam kunjungan tersebut. Mereka berangkat Selasa (08/02), sekitar pukul 15.00 WIB. Unsur pimpinan itu didampingi Sekwan Batam, Nurman.

Ruslan yang dihubungi mengatakan mereka berangkat ke Singapura untuk melihat keluarga. "Saya ada keluarga di Singapura, salah kalau saya mengunjunginya. Lagi pula saya tidak memakai uang negara, saya menggunakan uang pribadi. Tidak ada larangan apabila saya ke Singapura ini. Kami memang ke sini unsur pimpinan. Saya heran asyik kami saja yang disorot. Mestinya Pemko itu yang disorot kenapa sampai sekarang pegawai tidak gajian, karena tidak ada uang di kas daerah, kemana uang selama ini. Kami baru jalan-jalan saja sudah disorot, tak ada kerjaan kalian ini," katanya saat dihubungi.

Ketua DPRD Batam, Surya Sardi yang dihubungi mengatakan dirinya tidak berada di Singapura tapi ditempat tukang pangkas memotong rambut. "Jangan ganggu aku, nanti bisa salah memotong rambut. Saya bukan di Singapura, saya ditempat tukang pangkas, yang ke Singapura itu unsur pimpinan bukan Ketua Dewan," katanya berkilah.

Ruslan mengatakan mereka ke Singapura ada urusan masing-masing. Surya Sardi untuk memperpanjang paspornya karena sudah mati. "Jadi jangan asyik kami aja yang diuber-uber terus. Terus terang, kami tidak merugikan keuangan negara. Kalau anggota dewan bilang kami jalan-jalan ke Singapura itu karena kami tidak memberi mereka kunker. Asyik mereka saja yang kunker, padahal keuangan di pemko kosong tapi mereka tetap minta kunker," katanya.

Anggota DPRD Batam, Jefry Simanjuntak mengatakan unsur pimpinan yang berangkat ke Singapura didampingi Sekwan Nurman. Unsur pimpinan yang berangkat tiga orang diluar pak Zainal.

"Kalau mereka bilang berangkat ke Singapura menggunakan uang pribadi, tidak mungkin. Sekwan ikut kok mendampinginya," katanya.

Surya Sardi sepertinya menutupi kepergian mereka ke Singapura, dengan dalih
pergi memotong rambut, tanpa menyebut dimana tempat memanggkas rambut.

Informasi yang berkembang, Sekwan lebih banyak melayani unsur pimpinan,
sehingga banyak anggota dewan yang kurang sreg dengan pelayanan Sekwan.

"Kita melihat jauh berbeda dengan pelayanan Sekwan lama yang bisa mengakomodir para anggota dewan dalam menjalankan tugasnya," kata Anggota Komisi III, Ganda Tiur Simorangkir.

Wakil Ketua II DPRD Batam, Zainal Abidin yang dihubungi mengaku tidak tahu unsur pimpinan Dewan berangkat ke Singapura. "Saya tak tahu dalam rangka apa mereka ke Singapura, mungkin mengunjungi keluarga bisa juga. Selain itu ke Singapura kan tidak jauh hanya 45 menit sudah sampai. Yang jelas saya tidak tahu," katanya.

ARTIKEL TERKAIT





Sameera Chathuranga Posted By Emaridal-acak

Komentar sahabat sangat diperlukan demi kemajuan emaridial-acak,karena satu komentar saja yang sahabat tulis untuk AC2,sama dengan sudah membantu AC2 dalam mengembangkan emaridial-acak ini.AC2 menerima saran dan kritik silahkan kontak kami acak_acak92@yahoo.com. Salam sayang AC2 kepada sahabat. contact me

Thank You


0 Responses So Far:

Poskan Komentar