Cari Disini

Custom Search

Rabu, 09 Februari 2011

Membiarkan Kesesatan Adalah Sahabat Setan




    Kasus Ahmadiyah di Cikeusik, Banten, mengundang sejumlah komentar para pejabat dan para politisi, semua berkomentar dan mengecam. Ada komentar yang tak lazim dari seorang tokoh terkait insiden Cikeusik ini namun tidak sedikit yang mengecam pemerintah agar segera mengambil tindakan yang efektif untuk menghindari konflik yang bernuansa SARA ini.

    Salah satu komentar miring dan unik diutarakan oleh penasehat Komnas HAM sekaligus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Jimly Asshidiqie yang mengatakan "Biarkan Ahmadiyah Nikmati Kesesatannya" seperti yang diberitakan republika.co.id senin lalu (7/2). 

    Jimly mengatakan, jika memang Ahmadiyah itu dianggap merupakan bagian dari ajaran setan, maka bagi para umat Islam disarankan jangan menghabiskan waktu dan tenaga untuk membasmi setan yang dianggap ajaran Ahmadiyah itu sendiri. "Bagaimanapun, kita masih memerlukan setan sebagai pembanding kualitas keimanan kita," ujarnya. Selama ini Tuhan telah memelihara kesesetan itu sendiri. Buktinya, Tuhan menciptakan dan menyediakan setan di dalam hidup ini.

    Ketua Umum DPP - FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA, ketika disampaikan komentar unik ini oleh redaksi fpi.or.id, Beliau menyindir penasehat itu sebagai sahabat setan , "Ternyata Jimly pun sudah jadi sahabat setan." tegasnya.

    Seperti diketahui, saat ini ajaran Ahmadiyah kembali ramai diberitakan. Hal tersebut berkaitan dengan bentrokan yang terjadi antara warga dengan anggota Ahmadiyah di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, Ahad (6/2) siang. (adie/fpi)

    ARTIKEL TERKAIT





    Sameera Chathuranga Posted By Emaridal-acak

    Komentar sahabat sangat diperlukan demi kemajuan emaridial-acak,karena satu komentar saja yang sahabat tulis untuk AC2,sama dengan sudah membantu AC2 dalam mengembangkan emaridial-acak ini.AC2 menerima saran dan kritik silahkan kontak kami acak_acak92@yahoo.com. Salam sayang AC2 kepada sahabat. contact me

    Thank You


    0 Responses So Far:

    Poskan Komentar