Cari Disini

Custom Search

Minggu, 13 Februari 2011

Tim Sukses Suka-Hamdi Diserang, Leher Budiman Dicekik



acakacak.MUARATEBO - Situasi politik menjelang Pemilukada Tebo 10 Maret makin “panas”. Terbukti, Koordinator Desa (Kordes) Rantau Kembang, Rimbo Ilir Cabup Sukandar-Hamdi, Budiman Tanjung, diserang sekelompok orang yang diduga dari tim sukses salah satu pasangan lainnya, Minggu (13/2), sekitar pukul 14.30 WIB.
Budiman Tanjung (60) mengungkapkan, penyerangan terjadi saat ia sedang tidur di rumahnya. Saat itu pintu rumahnya digedor sekelompok orang. Budiman terbangun dan dalam keadaan masih mengantuk membuka pintu. Sekelompok orang tiba-tiba menggertak dan mengancam sambil mencekik lehernya.
"Turuni dak baliho Suka-Hamdi itu. Kalau idak tengok la kau. Kuobrak-abrik rumah kau,” ujar Budiman menirukan bentakan orang yang mencekiknya.
Dalam keadaan terpaksa dan dibawah ancaman, Budiman akhirnya menuruni baliho Suka-Hamdi yang dipasang di depan rumahnya. Setelah Baliho diturunkan orang-orang itu pergi sambil mengeluarkan kata-kata ancaman.
Sekelompok preman tersebut menggunakan mobil Mitsubishi Strada. Jumlahnya 4 orang. Dua diantaranya dikenal Budiman, yakni Suratman dan Roni, oknum PNS yang menjabat kepala sekolah di Kuamang Kuning, Bungo. Sedangkan 2 orang lainnya Budiman mengaku tidak kenal.
Setelah kejadian itu Budiman langsung menelpon Koordinator Kecamatan (Korcam) Cabup Suka-Hamdi dan rekan-rekan tim sukses lainnya. Tidak lama berselang tim sukses Suka-Hamdi lainnya tiba di rumah Budiman.
Calon bupati (cabup) Sukandar yang sedang menghadiri acara pengukuhan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Indonesia (OKPI), di Jl RA Kartini, Rimbo Bujang, juga langsung meluncur ke kediaman Budiman Tanjung.
Sukandar datang bersama Ketua Harian DPD Golkar Tebo Agus Rubyanto, Ketua DPD Golkar Tebo H Nasrun, Direktur Media Centre M Chudori dan beberapa pentolan tim sukses Suka-Hamdi.
Sukandar menegaskan pada semua tim sukses Suka-Hamdi untuk tidak terprovokasi dan terpancing membalas aksi brutal yang dilakukan tim kandidat lain. Ia menganggap hal itu hanya akan menghabiskan energi saja.
“Kami mengharapkan pada keluarga besar tim Suka-Hamdi se-Kabupaten Tebo agar menahan diri. Jangan membalas dan jangan terprovokasi dengan tindakan-tindakan brutal yang dilakukan tim dari kandidat lain,” tegas Sukandar didampingi M Chudori.
Sukandar meminta aparat kepolisian memproses kasus itu sesuai dengan hukum yang berlaku, dan pelakunya diberi hukuman setimpal agar menjadi pembelajaran atas tindakan anarkis yang dilakukan.
“Kami juga sudah menyiapkan tim advokasi untuk mendampingi Kordes Budiman Tanjung. Saya minta aparat penegak hukum memproses secara`transparan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tandas Sukandar.
Ketua DPD II Golkar Tebo, H Nasrun, mengatakan, kejadian yang menimpa Kordes Suka-Hamdi merupakan cerminan permainan politik tidak fair. Ia minta pelaku anarkis dikenakan tindakan tegas.
“Saya minta polisi segera bertindak. Kalau dibiarkan bukan tidak mungkin kejadian serupa terulang lagi. Khusus pada keluarga besar Golkar, tim koalisi dan tim sukses Suka-Hamdi agar menahan diri. Jangan membalas. Budayakan politik santun,” tukas Nasrun.
Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim, AKP Ernis Setinjak, membenarkan kejadian tersebut. Korban Budiman Tanjung dimintai keterangan di Polsek Rimbo Ilir. Polisi menerima laporan penyerangan dilakukan pendukung salah satu kandidat.
“Kejadiannya bukan di posko, tapi di rumah salah satu warga yang memasang baliho Suka-Hamdi. Pelaku belum ditangkap polisi masih mendalami dan mempelajari kasus tersebut,” jelas Ernis.(infojambi.com/SUK)

ARTIKEL TERKAIT





Sameera Chathuranga Posted By Emaridal-acak

Komentar sahabat sangat diperlukan demi kemajuan emaridial-acak,karena satu komentar saja yang sahabat tulis untuk AC2,sama dengan sudah membantu AC2 dalam mengembangkan emaridial-acak ini.AC2 menerima saran dan kritik silahkan kontak kami acak_acak92@yahoo.com. Salam sayang AC2 kepada sahabat. contact me

Thank You


0 Responses So Far:

Poskan Komentar